Jawaban

Mengapa setengah bagian biang dibuang saat memberi makan?

Membuang sebagian biang menjaga jumlahnya agar tidak tumbuh tak terkendali, karena jika Anda memberi makan seluruhnya setiap kali, Anda akan memiliki beberapa kilogram biang dalam hitungan hari. Ini juga memberi mikroba tepung yang lebih bersih dan lebih segar untuk diolah, sehingga menjaga keseimbangan yang baik antara ragi dan bakteri. Bagian yang dibuang itu juga bukan limbah, Anda bisa mengumpulkannya dalam toples di lemari pendingin dan menggunakannya untuk panekuk, kraker atau roti pipih.

Dijawab oleh Hendrik, The Bread Code

Dari buku

2Membuang biang saat menyiapkan batch baru bisa terasa menjengkelkan. Dengan pengalaman, proses membuat roti menjadi lebih efisien dan biang sisa berlebih jarang dihasilkan. Anda bisa menyiapkan biang persis sebanyak yang dibutuhkan adonan roti. Bahkan biang yang sudah habis sama sekali pun bisa dihidupkan kembali memakai sedikit adonan roti. Biang sisa yang tertinggal, yang kaya spora, juga bisa menjadi cadangan untuk membuat biang baru. Cukup campur biang sisa itu dengan sedikit tepung dan air, dan ia akan hidup kembali. Itu pilihan yang bagus jika biang tidak sengaja habis. Cara praktisnya adalah menyimpan semua biang sisa dalam satu toples di kulkas, menambahkan biang sisa baru di atasnya sesuai kebutuhan, dan memakainya kapan pun diperlukan.

Baca bab: Membuat biang

Tempat pertanyaan ini diajukan

Sourdough Starter
Ikuti panduan langkah demi langkah

Bukan pertanyaan Anda? Tanya Loafy